Minggu, 26/10/2014 13:08 WIB
Minuman Sehat
Lo Han Kuo, Pemanis Alami untuk Minuman yang Baik Bagi Penderita Diabetes
Lusiana Mustinda - detikFood
Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis memang dapat
menimbulkan berbagai penyakit, salah satunya adalah diabetes. Penderita
diabetes semakin hari jumlahnya bertambah. Hal ini dikarenakan pola makan yang salah
dan gaya hidup yang tidak sehat.
Untuk mengurangi jumlah penderita diabetes, para ilmuwan banyak yang
menggunakan bahan alami senbagai pengganti gula. Di negara-negara Eropa, Stevia
sudah dikenal sebagai pemanis Alami. Sedangkan di Tiongkok, buah Lo Han Kuo
terkenal memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan terutama diabetes.
Siraitia Grosvenorii merupakan jenis herba yang berasal dari keluarga
Cucurbitaceae yang berasal dari Tiongkok Selatan dan Utara Thailand. Ekstrak
buah dari tanaman ini memiliki hampir 300 kali lebih manis dari gula dan telah
digunakan di Tiongkok sebagai pemanis yang rendah kalori.
Lo Han Kuo biasanya digunakan sebagai campuran dalam minuman dingin dan
pengobatan tradisional Tiongkok untuk mengobati diabetes dan cegah terjadinya
obesitas.
Lo Han Kuo biasa disebut dengan monk fruit, buah budha, buah arhat, buah
bhikkhu atau buah panjang umur. Buah ini banyak dijumpai dalam bentuk kering
dan biasanya dijual dengan harga yang cukup mahal.
Buah ini memiliki banyak manfaat yang sangat baik untuk menjaga kesehatan
tubuh. Salah satunya adalah mengandung vitamin C yang dapat membuat kulit tetap
sehat dan cegah penuaan dini, anti kanker dan perawatan kulit.
Selain sebagai pengganti gula yang sehat, buah ini juga sangat aman untuk
digunakan untuk meringankan batuk, sembelit, bronkitis akut, tonsilitis dan
ringankan sakit tenggorokan.
Kecuali dicampurkan ke dalam minuman, konsentrat buah Lo Han Kuo juga biasa
digunakan untuk membuat sup, kaldu, kue, permen, sirup obat batuk hingga sari
buah. Baik buah kering maupun ektrak mudah didapatkan di pasar swalayan atau
toko bahan makanan Asia atau toko obat Tiongkok.
Sumber :
food.detik.com
Sumber :
food.detik.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar