Senin, 01 April 2013

How Occurrence of Rain


RAIN

Rain is water falling from the sky incident on the earth. At first the rain came from water in the earth such as seawater, river water, lake water, water reservoirs, water rumpon, rice water, sewer water, milk, water, latrines, water pool, saliva, and so forth.

In addition to the physical form of water, water that evaporates into the air can also be derived from the human body, animals, plants, and other objects that contain water. Waters are generally undergo a process of evaporation or evaporation due to solar heat relief. Water that evaporates or becomes vapor into the air and eventually moving toward a sky high along with the vapors of water to another. Vapor high in the sky which is undergoing a process of compaction or condensation to form clouds. 


 


With the help of the clouds the wind could move here and there either vertically, horizontally and diagonally.

 

Minggu, 31 Maret 2013

Direct and Indirect Speech



Direct And Indirect Speech
Indirect speech, also called reported speech or indirect discourse, is a means of expressing the content of statements, questions or other utterances, without quoting them explicitly as is done in direct speech. For example, He said "I'm coming" is direct speech, whereas He said he was coming is indirect speech.
If we look at the direct speech sentence, there are characteristics that are identical quotation marks (") .
When the sentence is converted into direct speech indirect speech sentences, the quotation marks were removed or replaced with the word "that" or "to" (for command line) .

Example :
No
Direct Speech
Indirect Speech
01
He said, "I have a present for you in my bag."
He said that he had a present for me in his bag.
02
He asked me, "why do you come late."
He asked me why I came late.
03
He orderd me, "don't bring a bag."
He ordered me to didn't bring a bag.

Sentence structure changes also occur if the direct speech using a sentence question, it will be converted into an affirmative sentence (news) .
To direct speech sentences or questions using "yes-no question" it will be changed to if / Whether

Example :
No
Direct Speech
Indirect Speech
01
They asked me, "Do you want to join us to play football?"
They asked me if/whether I want to join them to play football.
02
He asked me, "Does she want to mary me?"
He asked me if/whether she wants to mary her.

To direct speech sentences using 5W1H question (Why, Who, What, When, Where, How), it will be converted into an affirmative sentence as follows:
No
Direct Speech
Indirect Speech
01
He asked me, "why do you come late?"
He asked me why you came late.
02
He asked me, "what does she eat?"
He asked me what she ate.
03
He asked me, "when did you come?"
He asked me when I came.
04
He asked me, "who are you?"
He asked me who I was.
05
He asked me, "who is she?"
He asked me who she was.

Rabu, 31 Oktober 2012

Salah satu Suku di Sulawesi



Suku Konjo Pesisir, Sulawesi
Suku Konjo Pesisir, merupakan suatu suku yang mendiami kabupaten Bulukumba provinsi Sulawesi Selatan, yang tersebar di kecamatan Bontotiro, kecamatan Kajang, kecamatan Bontobahari dan kecamatan Herlang. Selain itu suku Konjo juga terdapat di kabupaten Sinjai dan di kecamatan Pujananting kabupaten Barru. Populasi suku Konjo diperkirakan sebesar 125.000 orang.


Orang Konjo Pesisir termasuk suku pengarung laut, pada masa dahulu suku ini suka mengarungi lautan dan menjelajah ke mana-mana. Laut bagi mereka adalah kehidupan dan dianggap sebagai lahan untuk mencari sumber kehidupan. Suku ini terkenal dengan kapal Phinisi yang menjadi legenda sejak masa lalu. Karena kemampuan jelajahnya sangat jauh hingga kemana-mana. Selain itu mereka juga sangat trampil dalam membangun atau membuat kapal Phinisi yang juga banyak digunakan oleh suku Bugis dan suku Makassar.

 
Masyarakat suku Konjo Pesisir ini secara mayoritas adalah penganut agama Islam. Agama Islam telah lama berkembang di kalangan mereka. Beberapa tradisi adat suku Konjo Pesisir banyak dikombinasikan dengan unsur budaya Islami.
Perkampungan pemukiman suku Konjo Pesisir berada di dekat hutan lindung yang dianggap sakral oleh masyarakat suku Konjo. Sehingga siapa saja yang ingin melintas atau memasuki hutan lindung ini harus memakai pakaian serba hitam.
Rumah- rumah suku Konjo Pesisir berada di sepanjang jalan-jalan utama, dan daerah pedesaan. Komunitas mereka terbagi sesuai dengan garis-garis politik sampai dengan tingkat RT, yang terdiri dari 10 rumah tangga. Desa biasanya mengikuti batas-batas kerajaan atau keluarga lama. 

Suku Konjo Pesisir memiliki ciri-ciri budaya sebagai berikut: 
  • saling membantu dalam pekerjaan dan keuangan, upacara perkawinan,
  • menjenguk orang sakit, melayat orang meninggal. Sekalipun di antara anggota suku ini ada pertengkaran, mereka bersatu menghadapi
  • ancaman dari pihak luar.
  • materialisme diwujudkan dengan meminta secara terus terang kepada
  • orang yang tidak takut bersaing mengumpulkan harta dan pemborosan
  • agar orang lain terkesan.
  • kegemaran kumpul-kumpul dan mengobrol.
  • cenderung berkelit dalam menjawab pertanyaan.
  • mempertahankan harga diri, dengan mempertahankan status sosial.

Suku Konjo Pesisir sebagian berprofesi sebagai petani. Mereka menanam berbagai jenis tanaman, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. Sistem pertanian mereka biasanya berdasarkan sistem bagi hasil antr sesam warga desa, yang dikerjakan secara beramai-ramai atau gotong-royong. Sebagian dari mereka berprofesi sebagai nelayan, mereka menangkap ikan di laut sesuai dengan waktu dan cuaca yang sudah diperhitungkan dengan matang.



sumber bacaan:
  • bangsabugis.blogspot.com
  • sabda.org
  • wikipedia
  • liranews.com
  • dan sumber lain
sumber foto:
  • wong168.wordpress.com